Loading...
Judul : Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs
link : Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs
Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs
hariankosmos.com - Rombongan pertama pejuang oposisi anti rezim Nushairiyah dan warga sipil meninggalkan kota Homs Suriah pada hari Sabtu (18/03/2017) di bawah kesepakatan yang didukung Turki – Rusia antara oposisi dan rezim Suriah, menurut sumber-sumber lokal.
Sekitar 1.500 pejuang dan warga sipil dengan 40 bus meninggalkan Waer, kabupaten terakhir yang dikuasai pejuang oposisi di Homs, menuju Jarabulus di Suriah utara, kata sumber-sumber dalam kondisi anonimitas karena pembatasan berbicara kepada media.
Kelompok pejuang dan warga sipil lainnya diharapkan untuk meninggalkan Waer dalam dua bulan ke depan.
Kabupaten Waer telah dikepung oleh pasukan rezim Syiah Assad dan milisi Syiah pendukung rezim selama empat tahun.
Lebih dari 20.000 orang telah mendaftar untuk meninggalkan Waer di bawah kesepakatan, yang berakhir pada 13 Maret.
Sedikitnya 12.000 orang akan dipindahkan ke provinsi Aleppo, 6.200 menuju Idlib dan 2.400 lainnya akan direlokasi ke Homs.
Berbicara kepada Anadolu Agency di provinsi tenggara Gaziantep pada Sabtu malam, Presiden Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik mengatakan akan ada sekitar 50 penduduk yang menderita luka-luka, tiga dalam situasi kritis – di antara konvoi pertama.
“Kelompok pertama akan dibawa ke Jarabulus. Manajemen Bencana dan Darurat Kepresidenan Turki[Turkey’s Disaster and Emergency Management Presidency-AFAD] membangun tenda-tenda dan pusat berlindung di sana,” kata Kinik.
Dia juga menyebutkan bahwa Bulan Sabit Merah Turki menyiapkan makanan dan kebutuhan dasar bagi warga sipil, mengingat bahwa warga Suriah tersebut akan menempuh 7 jam perjalanan untuk mencapai Turki.
Kinik mengatakan ada daerah berisiko sepanjang 10 kilometer yang harus dilalui konvoi, “Kami berharap Tentara Pembebasan Suriah (FSA) – yang didukung Turki – dan rezim Suriah sama-sama mematuhi perjanjian, yang memungkinkan warga sipil melewati daerah tersebut dengan aman.”
hariankosmos.com - Rombongan pertama pejuang oposisi anti rezim Nushairiyah dan warga sipil meninggalkan kota Homs Suriah pada hari Sabtu (18/03/2017) di bawah kesepakatan yang didukung Turki – Rusia antara oposisi dan rezim Suriah, menurut sumber-sumber lokal.
Sekitar 1.500 pejuang dan warga sipil dengan 40 bus meninggalkan Waer, kabupaten terakhir yang dikuasai pejuang oposisi di Homs, menuju Jarabulus di Suriah utara, kata sumber-sumber dalam kondisi anonimitas karena pembatasan berbicara kepada media.
Kelompok pejuang dan warga sipil lainnya diharapkan untuk meninggalkan Waer dalam dua bulan ke depan.
Kabupaten Waer telah dikepung oleh pasukan rezim Syiah Assad dan milisi Syiah pendukung rezim selama empat tahun.
Lebih dari 20.000 orang telah mendaftar untuk meninggalkan Waer di bawah kesepakatan, yang berakhir pada 13 Maret.
Sedikitnya 12.000 orang akan dipindahkan ke provinsi Aleppo, 6.200 menuju Idlib
Loading...
dan 2.400 lainnya akan direlokasi ke Homs.
Berbicara kepada Anadolu Agency di provinsi tenggara Gaziantep pada Sabtu malam, Presiden Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik mengatakan akan ada sekitar 50 penduduk yang menderita luka-luka, tiga dalam situasi kritis – di antara konvoi pertama.
“Kelompok pertama akan dibawa ke Jarabulus. Manajemen Bencana dan Darurat Kepresidenan Turki[Turkey’s Disaster and Emergency Management Presidency-AFAD] membangun tenda-tenda dan pusat berlindung di sana,” kata Kinik.
Dia juga menyebutkan bahwa Bulan Sabit Merah Turki menyiapkan makanan dan kebutuhan dasar bagi warga sipil, mengingat bahwa warga Suriah tersebut akan menempuh 7 jam perjalanan untuk mencapai Turki.
Kinik mengatakan ada daerah berisiko sepanjang 10 kilometer yang harus dilalui konvoi, “Kami berharap Tentara Pembebasan Suriah (FSA) – yang didukung Turki – dan rezim Suriah sama-sama mematuhi perjanjian, yang memungkinkan warga sipil melewati daerah tersebut dengan aman.”
Berbicara kepada Anadolu Agency di provinsi tenggara Gaziantep pada Sabtu malam, Presiden Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik mengatakan akan ada sekitar 50 penduduk yang menderita luka-luka, tiga dalam situasi kritis – di antara konvoi pertama.
“Kelompok pertama akan dibawa ke Jarabulus. Manajemen Bencana dan Darurat Kepresidenan Turki[Turkey’s Disaster and Emergency Management Presidency-AFAD] membangun tenda-tenda dan pusat berlindung di sana,” kata Kinik.
Dia juga menyebutkan bahwa Bulan Sabit Merah Turki menyiapkan makanan dan kebutuhan dasar bagi warga sipil, mengingat bahwa warga Suriah tersebut akan menempuh 7 jam perjalanan untuk mencapai Turki.
Kinik mengatakan ada daerah berisiko sepanjang 10 kilometer yang harus dilalui konvoi, “Kami berharap Tentara Pembebasan Suriah (FSA) – yang didukung Turki – dan rezim Suriah sama-sama mematuhi perjanjian, yang memungkinkan warga sipil melewati daerah tersebut dengan aman.”
Demikianlah Artikel Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs
Sekianlah artikel Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs dengan alamat link https://gurupintarmengajar.blogspot.com/2017/03/kloter-pertama-pejuang-oposisi-suriah.html
0 Response to "Kloter Pertama Pejuang Oposisi Suriah dan Warga Sipil Tinggalkan Homs"
Post a Comment